SMK Negeri 2 Tejakula melalui Komunitas Belajar (Kombel) Vinayaka menyelenggarakan kegiatan "Berbagi Pendidikan Inklusif" pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pendidik mengenai pendidikan inklusif sehingga mampu memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan seluruh peserta didik, termasuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK).
Kegiatan diawali dengan proses registrasi dan absensi peserta pada pukul 11.00–11.30 WITA yang dilaksanakan oleh panitia. Selanjutnya acara dibuka secara resmi pada pukul 12.00 WITA, dilanjutkan dengan doa bersama sebagai pembuka rangkaian kegiatan.
Kepala SMK Negeri 2 Tejakula kemudian menyampaikan sambutan sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh peserta mengenai pentingnya penerapan pendidikan inklusif di lingkungan sekolah. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa setiap peserta didik memiliki karakteristik dan kebutuhan belajar yang berbeda sehingga guru perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan layanan pendidikan yang adil, ramah, dan berpihak kepada semua peserta didik.
Materi utama disampaikan oleh Ni Wayan Suciati, S.Pd., M.Pd. Sesi pertama berlangsung pada pukul 12.30–13.30 WITA dengan topik "Konsep Dasar Pendidikan Inklusif". Pada sesi ini narasumber menjelaskan filosofi, tujuan, prinsip, serta implementasi pendidikan inklusif di sekolah sebagai upaya memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik.
Sesi kedua dilanjutkan pada pukul 13.30–15.30 WITA dengan materi "Identifikasi ABK". Dalam penyampaiannya, narasumber memberikan pemahaman mengenai cara mengenali karakteristik Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK), jenis-jenis hambatan yang dialami peserta didik, serta langkah-langkah identifikasi awal yang dapat dilakukan oleh guru di kelas. Peserta juga memperoleh kesempatan berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait penanganan keberagaman peserta didik di sekolah.
Secara keseluruhan, materi yang disampaikan meliputi:
- Konsep keberagaman peserta didik.
- Klasifikasi peserta didik.
- Jenis hambatan PDBK.
- Kebutuhan pembelajaran PDBK.
- Identifikasi PDBK.
Setelah sesi materi selesai, peserta beristirahat pada pukul 15.30–16.00 WITA. Kegiatan kemudian ditutup oleh panitia pada pukul 16.00 WITA.
Melalui kegiatan Kombel Vinayaka ini, diharapkan seluruh pendidik di SMK Negeri 2 Tejakula semakin memahami konsep pendidikan inklusif, mampu mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik secara tepat, serta dapat menerapkan strategi pembelajaran yang lebih inklusif sehingga setiap peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang optimal sesuai dengan potensi dan kebutuhannya.


